Memasuki pertengahan bulan November, pertanyaan seperti ‘Hari Guru Nasional tanggal berapa?’ atau ‘kapan Hari Guru Nasional?’ pun mulai mencuat. Sebagai jawabannya, tanggal berapa Hari Guru Nasional diperingati adalah setiap 25 November. Tahun 2025 ini, momentum untuk memberikan ucapan Selamat Hari Guru Nasional dan caption untuk Hari Guru Nasional yang mengharukan tentu akan kembali ramai. Namun, di samping unggahan gambar Hari Guru Nasional, poster Hari Guru Nasional, atau bahkan puisi Hari Guru Nasional, salah satu bentuk penghormatan paling khidmat adalah dengan memahami dan mengikuti susunan upacara Hari Guru Nasional dengan baik.
Artikel ini tidak hanya akan membahas tata cara upacaranya, tetapi juga melengkapinya dengan teks MC dan makna hari guru nasional di sekolah tahun ini untuk menjadi panduan lengkap Anda dalam memperingati hari spesial para pahlawan tanpa tanda jasa ini, ya!
Daftar Isi
- Makna Hari Guru Nasional di Sekolah
- Susunan Upacara Hari Guru Nasional 2025
- 1. Persiapan Barisan oleh Pemimpin Kelompok
- 2. Pemimpin Upacara Memasuki Lapangan
- 3. Penghormatan kepada Pemimpin Upacara
- 4. Pembina Upacara Memasuki Lapangan
- 5. Penghormatan Umum kepada Pembina Upacara
- 6. Laporan Pemimpin Upacara
- 7. Pengibaran Bendera Merah Putih
- 8. Mengheningkan Cipta
- 9. Pembacaan Teks Pancasila
- 10. Pembacaan Pembukaan UUD 1945
- 11. Amanat Pembina Upacara
- 12. Pembacaan Naskah-naskah Guru
- 13. Menyanyikan Lagu Wajib Nasional
- 14. Pembacaan Doa
- 15. Laporan Penutupan
- Teks MC Susunan Upacara Hari Guru Nasional 2025
- Makna dari Susunan Upacara Hari Guru Nasional
Makna Hari Guru Nasional di Sekolah
Kapan hari guru nasional? jawabannya setiap tanggal 25 November, sekolah-sekolah di seluruh Indonesia punya suasana yang beda dalam memperingatinya. Lapangan sekolah yang biasanya cuma ramai pas jam olahraga, tiba-tiba jadi tempat paling sakral pagi itu. Ya, karena di sanalah upacara Hari Guru Nasional digelar.
Hari Guru bukan cuma soal seragam rapi dan barisan yang lurus, tapi momen buat kita, para murid, nunjukin rasa hormat dan terima kasih pada orang-orang yang udah sabar banget ngajarin kita dari nol. Dari yang dulu nulis “A-B-C” sampai mengerti “Pythagoras”, semua karena mereka.
Nah, biar upacaranya berjalan tertib dan bermakna, ada susunan acara yang biasanya jadi pedoman sekolah. Tapi kalau kamu cuma tahu bagian “menyanyikan Indonesia Raya” dan “pidato pembina upacara”, artikel ini bakal bantu kamu ngerti semua rangkaiannya, plus maknanya di balik tiap tahap.
Baca Juga: 50+ Contoh Ucapan Selamat Hari Guru Nasional Sederhana, Tapi Menyentuh Jiwa!
Susunan Upacara Hari Guru Nasional 2025
Biasanya susunan upacara di setiap sekolah punya format mirip. Berikut urutan susunan upacara Hari Guru Nasional dan HUT PGRI yang umum digunakan, terinspirasi dari susunan resmi di sekolah-sekolah negeri di Indonesia.

1. Persiapan Barisan oleh Pemimpin Kelompok
Sebelum upacara dimulai, setiap pemimpin barisan (biasanya ketua kelas atau petugas baris) menyiapkan teman-temannya untuk berbaris dengan rapi. Ini bukan sekadar soal barisan lurus, tapi melatih disiplin dan kebersamaan, nilai yang juga diajarkan para guru.
2. Pemimpin Upacara Memasuki Lapangan
Begitu barisan siap, pemimpin upacara mulai memasuki lapangan. Semua peserta berdiri tegap, memberi penghormatan. Momen ini memberi sinyal bahwa upacara akan segera dimulai dan semua harus fokus.
3. Penghormatan kepada Pemimpin Upacara
Pemimpin barisan paling kanan akan memberi aba-aba untuk menghormati pemimpin upacara. Sederhana, tapi bermakna: sebuah bentuk penghargaan pada struktur dan tanggung jawab, nilai penting yang juga diajarkan dalam pendidikan karakter di sekolah.
4. Pembina Upacara Memasuki Lapangan
Setelah itu, pembina upacara (biasanya kepala sekolah atau guru senior) memasuki lapangan dengan langkah tenang dan berwibawa. Di sinilah murid mulai benar-benar merasakan suasana khidmat, seolah waktu berhenti sejenak untuk menghormati sosok yang berjasa mendidik.
5. Penghormatan Umum kepada Pembina Upacara
Pemimpin upacara memimpin seluruh peserta untuk memberi penghormatan umum kepada pembina. Ini simbol rasa hormat dari seluruh siswa kepada sosok yang mewakili semua guru di sekolah.
6. Laporan Pemimpin Upacara
Setelah penghormatan, pemimpin upacara melapor bahwa seluruh peserta telah siap mengikuti upacara. Momen ini menandai kesiapan seluruh barisan untuk mengikuti rangkaian acara dengan tertib.
7. Pengibaran Bendera Merah Putih
Bagian paling sakral dari setiap upacara di Indonesia: pengibaran bendera merah putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Saat itu, semua suara terdiam kecuali nyanyian semangat kebangsaan yang menggema di udara. Momen ini selalu bikin merinding, karena di balik warna merah dan putih itu ada semangat perjuangan, sama seperti semangat guru dalam mendidik tanpa kenal lelah.
8. Mengheningkan Cipta
Dipimpin oleh pembina upacara, seluruh peserta menundukkan kepala untuk mengenang jasa para pahlawan pendidikan dan tokoh-tokoh bangsa. Termasuk, tentu saja, guru-guru yang sudah berpulang tapi meninggalkan ilmu yang abadi.
9. Pembacaan Teks Pancasila
Pembina upacara membacakan Pancasila, diikuti oleh seluruh peserta. Selain jadi rutinitas upacara, bagian ini juga jadi pengingat bahwa nilai-nilai yang tertanam di sekolah, seperti gotong royong, keadilan, dan rasa hormat, semuanya bersumber dari Pancasila.
10. Pembacaan Pembukaan UUD 1945
Petugas upacara akan membacakan Pembukaan UUD 1945. Kalimatnya mungkin udah sering kita dengar, tapi kalau direnungkan, teks ini penuh makna perjuangan dan cita-cita luhur bangsa.
Hari Guru jadi momen tepat buat mengingat bahwa pendidikan adalah cara utama mewujudkan cita-cita itu.
11. Amanat Pembina Upacara
Inilah bagian yang paling ditunggu-tunggu. Biasanya pembina upacara akan memberikan amanat, pidato yang menyentuh tentang perjuangan guru, semangat belajar, dan pentingnya rasa hormat antar manusia.
Kadang, suasananya bisa haru banget sampai bikin beberapa murid (dan guru) meneteskan air mata. Kalimat sederhana seperti “Guru bukan hanya pengajar, tapi juga penggerak masa depan” bisa terasa sangat dalam di momen ini.
12. Pembacaan Naskah-naskah Guru
Beberapa sekolah juga menambahkan pembacaan:
- Sumpah Guru
- Ikrar Guru
- Kode Etik Guru
Bagian ini dibacakan oleh perwakilan guru sebagai bentuk refleksi dan komitmen terhadap profesi mereka. Sementara murid-murid yang mendengarkan, jadi lebih paham betapa mulia dan beratnya tanggung jawab seorang pendidik.
13. Menyanyikan Lagu Wajib Nasional
Biasanya lagu yang dinyanyikan antara lain:
- Hymne Guru
- Terima Kasih Guruku
- Syukur
Di sinilah suasana mulai hangat dan emosional. Banyak murid yang ikut menyanyi sambil tersenyum (atau diam-diam menahan haru). Lirik “Engkau patriot pahlawan bangsa, tanpa tanda jasa” terasa sangat nyata di hari itu.
14. Pembacaan Doa
Setelah semua lagu dinyanyikan, petugas akan memimpin doa. Doa ini biasanya berisi harapan agar para guru selalu diberi kesehatan, kekuatan, dan kesabaran dalam mendidik generasi muda.
Sekaligus doa agar murid-murid bisa menjadi penerus bangsa yang berbakti dan berakhlak.
15. Laporan Penutupan
Di akhir upacara, pemimpin upacara melaporkan kepada pembina bahwa seluruh rangkaian telah selesai. Pembina kemudian memberikan penghormatan terakhir, dan upacara pun resmi ditutup.
Tapi biasanya, momen ini bukan benar-benar “selesai”, karena setelahnya sering ada kejutan kecil dari murid untuk guru, seperti pemberian bunga, puisi, atau surat.
Baca Juga: Contoh Lengkap Teks Pidato Bertema Hari Guru Nasional, untuk Guru & Murid
Teks MC Susunan Upacara Hari Guru Nasional 2025

Mohon perhatian,
Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua.
Upacara dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional dan HUT ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), pada hari Selasa 25 November 2025, dengan tema “……………………..”, bertempat di ……….. (sesuaikan), segera dimulai.
- Pemimpin upacara memasuki lapangan upacara.
- Penghormatan kepada pemimpin upacara, dipimpin oleh pemimpin barisan paling kanan.
- Pembina upacara memasuki lapangan upacara.
- Penghormatan umum kepada pembina upacara, dipimpin oleh pemimpin upacara.
- Laporan pemimpin upacara.
- Pengibaran Bendera Merah Putih.
- Penghormatan kepada Sang Saka Merah Putih, dipimpin oleh pemimpin upacara, dan diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya.
- Mengheningkan Cipta dipimpin oleh pembina upacara.
- Pembacaan teks Pancasila oleh pembina upacara, diikuti oleh seluruh peserta upacara.
- Pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
- Amanat pembina upacara.
- Pembacaan naskah sumpah dan ikrar guru.
- Menyanyikan lagu wajib nasional: “Hymne Guru” (ciptaan Sartono), “Terima Kasih Guruku” (ciptaan Sri Widodo), dan “Syukur” (ciptaan H. Mutahar).
- Pembacaan doa.
- Laporan pemimpin upacara kepada pembina upacara.
- Penghormatan umum kepada pembina upacara.
- Pembina upacara meninggalkan lapangan upacara.
- Penghormatan kepada pemimpin upacara, dipimpin oleh pemimpin barisan paling kanan.
- Pemimpin upacara meninggalkan lapangan upacara.
- Upacara selesai, dilanjutkan dengan pengumuman-pengumuman.
Baca Juga: Puisi Hari Guru Nasional 2025: 5 Karya yang Sederhana tapi Menyentuh!
Makna dari Susunan Upacara Hari Guru Nasional
Kalau dilihat sekilas, upacara mungkin terlihat formal dan kaku. Tapi kalau kamu renungkan satu per satu, setiap tahap punya makna mendalam tentang disiplin, penghormatan, kebersamaan, dan rasa terima kasih.
Bagi guru, upacara ini jadi pengingat betapa pentingnya peran mereka.
Bagi murid, ini momen buat belajar menghargai, bukan cuma lewat kata-kata, tapi lewat sikap dan kehadiran.
Untuk informasi lengkap dan update menarik seputar Hari Guru Nasional 2025, termasuk susunan upacara dan teks MC yang bisa kamu gunakan, kunjungi Toprankmedia.id sekarang juga! Jangan sampai ketinggalan berita dan tips terbaru yang akan memudahkan persiapan acara kamu!






