Siapa pelatih Timnas Indonesia sekarang? atau Siapa saja Kandidat Pelatih Timnas Indonesia Sekarang? Pertanyaan ini lagi rame-ramenya muncul di Google, media sosial, sampai grup WhatsApp para pecinta Garuda. Maklum, kursi pelatih kepala Timnas Indonesia sedang “panas” setelah Patrick Kluivert resmi tak lagi menjadi nahkoda. Gagal membawa Timnas lolos ke Piala Dunia 2026 membuat PSSI harus bergerak cepat mencari sosok baru yang lebih segar, lebih matang, dan tentu saja… lebih cocok dengan kultur sepak bola Indonesia.
Dalam jumpa pers di GBK Arena pada Kamis (20/11), Ketua BTN Sumardji dan Sekjen PSSI Yunus Nusi menjelaskan bahwa sudah ada lima kandidat pelatih Timnas Indonesia yang tengah masuk tahap seleksi. Nama-nama ini akan menjalani proses uji kelayakan bersama Direktur Teknik PSSI, Alexander Zwiers, mulai “minggu-minggu depan”.
Daftar Isi
Bocoran Daftar Kandidat Pelatih Timnas Indonesia, Siapa Saja?
Menurut pantau Tim Toprankmedia, menariknya, PSSI memastikan bahwa Shin Tae-yong tidak masuk dalam daftar. Meski begitu banyak yang masih menganggap STY sebagai “pelatih terbaik Timnas Indonesia era modern”, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan bahwa STY adalah masa lalu dan tidak menjadi opsi pengganti pelatih Timnas Indonesia sekarang.
Nah, lalu siapa saja sih kandidat pelatih Timnas Indonesia terbaru yang namanya sedang dipertimbangkan? Yuk, kita kupas satu-satu dengan santai tapi bikin kamu tidak kehilangan tiap detailnya!
1. Ange Postecoglou
Kalau bicara CV dan prestasi, Ange Postecoglou bisa dibilang paling wah. Pelatih asal Australia berdarah Yunani ini bukan sosok ecek-ecek; ia pernah membesut Tottenham Hotspur, Celtic, Yokohama F. Marinos, sampai membawa Timnas Australia juara Piala Asia 2015.

Beberapa highlight prestasinya:
- Juara Liga Europa 2024/2025 bersama Tottenham Hotspur
- Back-to-back juara Liga Skotlandia (2021/2022 & 2022/2023) bersama Celtic
- Juara Liga Jepang 2018/2019 bersama Yokohama F. Marinos
- Juara Liga Australia 4 kali
- Arsitek Australia saat menjuarai Piala Asia 2015
Namun namanya ikut naik-turun di pemberitaan setelah dipecat Nottingham Forest akibat delapan laga tanpa kemenangan.
Kenapa cocok untuk Indonesia?
- Punya rekam jejak mengangkat tim yang sedang “rebuild”
- Facham dengan sepak bola Asia
- Disiplin, modern, dan sangat agresif soal taktik
Untuk para fans yang berharap Timnas Indonesia punya gaya bermain progresif, Postecoglou adalah “mimpi jadi nyata”.
2. Paulo Bento
Nama berikutnya adalah Paulo Bento. Pelatih asal Portugal ini sempat memimpin Timnas Korea Selatan dan UEA, dengan statistik yang cukup impresif.

Catatannya bersama Korea Selatan:
- 35 kemenangan
- 13 hasil imbang
- 9 kekalahan
- Lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2022
Bento dikenal punya pendekatan taktis yang rapi, sabar, dan berbasis penguasaan bola. Gaya permainan yang sering membuat Korea tampil stabil dan minim drama.
Statistik bersama UEA:
- 14 menang
- 5 imbang
- 7 kalah
Kekurangannya? Performa UEA menurun di lima laga terakhir, membuat kontraknya tidak diperpanjang.
Kenapa ia tetap masuk radar PSSI?
- Familiar dengan karakter pemain Asia
- Terbiasa menghadapi turnamen besar
- Disiplin dalam membangun struktur tim
Dengan Indonesia yang lagi butuh kestabilan setelah periode transisi, Bento bisa jadi opsi aman.
3. Jesus Casas
Nama Jesus Casas adalah salah satu yang paling ramai dibahas di media sosial. Banyak fans merasa gaya main Irak di era Casas sangat cocok untuk Indonesia: cepat, direct, atraktif, tapi tetap terstruktur.

Catatan bersama Irak:
- 33 pertandingan
- 20 menang
- 4 seri
- 9 kalah
- Juara Piala Teluk 2022/2023
Di bawah kepemimpinannya, Irak mencetak 75 gol dan kebobolan 51 gol. Ini menunjukkan karakter tim yang sangat ofensif.
Hal menarik lainnya:
- Pernah menjadi asisten pelatih Timnas Spanyol di era Luis Enrique, Roberto Moreno, dan Luis de la Fuente
- Pernah menjadi bagian dari staf FC Barcelona ketika meraih treble 2014/2015
Dengan usia yang masih 51 tahun, Casas juga termasuk pelatih modern yang melek teknologi dan sangat teliti dalam membaca pertandingan.
Kenapa cocok untuk Indonesia?
- Gaya bermain menyerang
- Punya rekam jejak membangun mental juara
- Sudah terbiasa menghadapi kultur sepak bola Timur Tengah & Asia
4. Juan Antonio Pizzi
Nama keempat ini juga nggak main-main. Juan Antonio Pizzi, pelatih berkebangsaan Spanyol-Argentina, pernah membawa Timnas Chile juara Copa America 2016.

Tim itu diperkuat Alexis Sanchez, Arturo Vidal, dan Gary Medel, jadi kamu bisa bayangin intensitas permainannya seperti apa.
Pengalaman Pizzi di Asia juga tidak sedikit. Ia pernah:
- Melatih Timnas Arab Saudi di Piala Dunia 2018
- Melatih klub-klub Asia dalam beberapa periode
Di Piala Dunia 2018, ia hanya meraih satu kemenangan, tapi Saudi tampil lebih terorganisir dibanding era sebelumnya.
Kenapa bisa menarik?
- Eks juara Copa America
- Kaya pengalaman turnamen besar
- Familiar dengan sepak bola Timur Tengah
5. Felix Sanchez
Nama terakhir dalam kandidat PSSI adalah Felix Sanchez, arsitek terbesar dalam sejarah sepak bola Qatar.

Prestasinya termasuk:
- Juara Piala Asia 2019 dengan catatan sempurna: 7 laga, 7 kemenangan
- Catatan nirbobol sampai semifinal
- Mengantar Qatar tampil di Piala Dunia 2022
Walau Qatar tampil buruk di Piala Dunia, tetapi membangun generasi emas pemain muda selama hampir satu dekade adalah pencapaian luar biasa.
Ia melatih:
- Qatar U-19
- Qatar U-20
- Qatar U-23
- Qatar senior
Dan setelah itu menangani Al Sadd, yang baru saja ia bawa juara Liga Qatar 2024/2025.
Kenapa cocok untuk Indonesia?
- Ahli dalam pembinaan jangka panjang
- Terbiasa dengan talenta muda
- Taktik fleksibel dan adaptif
6. Timur Kapzde
Nama Timur Kapzde belakangan mulai ikut masuk dalam radar pecinta sepak bola nasional sebagai salah satu kandidat pelatih Timnas Indonesia.
Meski belum pernah menangani tim nasional besar, Kapzde dikenal sebagai arsitek taktik modern yang berhasil mengangkat performa beberapa klub di kawasan Eropa Timur.

- Kapzde yang pernah memimpin klub di Liga Georgia dan Azerbaijan ini punya ciri khas permainan high pressing, transisi cepat, serta keberanian memaksimalkan pemain muda.
- Dalam beberapa musim terakhir, ia juga disebut-sebut sebagai pelatih yang piawai membangun tim dengan budget terbatas tetapi tetap kompetitif, sebuah kemampuan yang cocok dengan situasi pembangunan sepak bola Indonesia yang masih membutuhkan fondasi taktik jangka panjang.
Meski namanya belum sepopuler pelatih elite Eropa lainnya, Kapzde disebut-sebut oleh sejumlah analis sebagai calon yang patut dilirik bila PSSI ingin mencari sosok baru yang fresh, tegas, dan mau bekerja dalam proyek jangka panjang.
Dengan gaya melatih yang adaptif dan latar belakang pembinaan usia muda, Kapzde dipandang bisa menjadi opsi alternatif setelah kegagalan proyek Patrick yang sebelumnya gagal membawa Indonesia melaju ke Piala Dunia.
Baca Juga: BTN & PSSI Masih Belu Rilis Siapa Calon Pelatih Timnas Indonesia, Kenapa?
Kenapa Pemilihan Kandidat Pelatih Timnas Indonesia Ini Krusial?
Indonesia sedang berada pada fase penting: transisi.
– STY era? Sudah selesai.
– Patrick Kluivert? Tidak mencapai target lolos Piala Dunia.
– Kompetisi Liga 1? Mulai stabil.
– Talenta muda Indonesia? Sedang melimpah.
Pertanyaan publik seperti “kapan Indonesia main lagi?”, “siapa pelatih Timnas Indonesia sekarang?”, “apa langkah PSSI berikutnya?” makin sering muncul.
Karena itu, pelatih baru nanti bukan hanya pelatih. Ia adalah:
- Arsitek masa depan Garuda
- Otak strategi menuju Piala Asia berikutnya
- Pemimpin emosional ribuan pemain muda
- Harapan jutaan fans sepak bola Indonesia
Dengan enam nama kandidat yang semuanya punya pengalaman mentereng di Asia dan level dunia, publik boleh optimis.
Baca Juga: Daftar Pelatih Timnas Indonesia, Ini Riwayat Paling Update & Lengkap!
Jadi, Siapa Kandidat Pelatih Timnas Indonesia Paling Cocok Menurut Kamu?
Dengan segala pertimbangan matang tersebut, kini PSSI tinggal memilih sosok yang dianggap paling pas secara filosofi, cocok secara psikologis, sesuai dengan kebutuhan skuad saat ini, dan sinkron dengan target jangka panjang.
Lantas, siapa kandidat favorit Anda?
Akankah Indonesia kembali mengejutkan publik dengan pilihan yang tak terduga?
Semua pertanyaan ini membuat proses seleksi ini semakin menarik untuk diikuti, dan kita semua tentu menantikan keputusan final yang terbaik untuk masa sepakbola Indonesia.
Baca Juga: 22 Daftar Pemain Sepak Bola Keturunan Indonesia, Ada Robin van Persie
Bocoran-bocoran profil kandidat seperti ini menarik sekali untuk diikuti, bukan? Agar kamu tidak ketinggalan perkembangan terbaru dan analisis eksklusif seputar siapa yang akhirnya akan memimpin Timnas Indonesia, pantau terus Toprank Media di toprankmedia.id! Informasi paling update dan mendalam ada di sana.






