Pakaian adat adalah salah satu kostum yang mengekspresikan identitas yang dikaitkan dengan suatu wilayah geografis maupun periode waktu dalam sejarah. Selain itu, pakaian adat juga bisa menunjukkan status sosial, agama atau perkawinan.
Pakaian adat pada dasarnya merepresentasikan budaya dan identitas. Indonesia sendiri memiliki banyak baju adat dari masing-masing daerah. Apalagi per bulan Juni 2022 Provinsi di Indonesia bertambah menjadi 37 provinsi yang sebelumnya hanya 34 provinsi. Provinsi tambahannya ialah Papua Tengah, Papua selatan dan papua pegunungan.
Untuk mempertahankan tradisi di Indonesia, kita bisa mengenakan pakaian adat dari asal daerahnya. Mewakili identitas nasional dan budaya. Jadi, sangatlah penting untuk diingat bahwa identitas kita diwakili oleh pakaian adat yang kita lestarikan.
Daftar Isi
- 10 Pakaian Adat Indonesia dan Asal Daerahnya
- 1. Jawi Jangkep (Jawa Tengah)
- 2. Payas Agung (Bali)
- 3. Kebaya Sunda (Jawa Barat)
- 4. King Bibinge dan King Baba (Kalimantan Barat)
- 5. Kesatrian Ageng (Daerah Istimewa Yogyakarta)
- 6. Pattuqduq Towaine (Sulawesi Barat)
- 7. Biliu dan Makuta (Gorontalo)
- 8. Kebaya Encim (DKI Jakarta)
- 9. Baju Kurung (Provinsi Jambi)
- 10. Tulang Bawang (Lampung)
10 Pakaian Adat Indonesia dan Asal Daerahnya
Pakaian adat biasanya digunakan pada acara tertentu. Nah berikut ini adalah beberapa pakaian adat Indonesia beserta asal daerahnya:
1. Jawi Jangkep (Jawa Tengah)
Jawa Jangkep adalah pakaian adat resmi asal Jawa Tengah, baju adat ini sering sekali digunakan untuk acara pernikahan orang Jawa Tengah maupun untuk acara-acara tertentu seperti festival, hari pahlawan bahkan hari kemerdekaan.
Setiap pakaian adat di nusantara memiliki ciri khas masing-masing, begitupun dengan pakaian Jawa Tengah yakini di didominasi dengan warna hitam pada atasannya dan kain batik untuk bawahannya dan pakaian ini digunakan oleh pria. Sedangkan wanita menggunakan kebaya jawa yang warnanya senada.
2. Payas Agung (Bali)
Bali tidak hanya terkenal dengan keindahan alamnya saja, namun juga pakaian adatnya yang sangat khas. Payas Agung adalah nama pakaian asal Bali. Pakaian ini mempunytai desain yang bagus dan dipengaruhi oleh akar budaya hindu yang kuat.
Pakaian Payas Agung memiliki kesan yang spesial dan mewah, ini mengapa pakaian Bali yang satu ini digunakan pada acara-acara tertentu saja. Pakaian ini biasanya dikenakan saat upacara pernikahan dan potong gigi. Bali tidak hanya memiliki satu baju adat melainkan lebih dari itu yaitu payas madya, baju safari, kebaya bali dan payas alit.
3. Kebaya Sunda (Jawa Barat)
Kebaya sunda digunakan untuk acara pernikahan. Kebaya Sunda sama seperti kebaya Jawa Timur dan Jawa Tengah. Kebaya ini sangat terkenal di Indonesia, mirip dengan kebaya pada umumnya, tetapi lebih digunakan untuk acara selametan dan pernikahan.
Yang membedakan kebaya Sunda dan kebaya lain, yaitu motif yang ada di leher. Kebaya Sunda umumnya berwarna lebih cerah dan di padukan dengan kain jarik untuk pakaian bawahnya. Anda bisa melihat ibu-ibu menggunakan kebaya ini saat acara pernikahan.
4. King Bibinge dan King Baba (Kalimantan Barat)
Kalimantan barat juga memiliki baju adat dengan nama King Bibinge dan King Baba yang mana king Bibinge adalah baju adat Kalimantan Barat yang digunakan oleh perempuan. Sedangkan King Baba digunakan oleh suku Dayak untuk gender laki-laki.
King Baba berbentuk, seperti rompi yang terbuat dari kain khas kulit kayu kapuo dengan dihiasi manik-manik berwarna merah dan jingga. Sedangkan King Bibinge berbentuk rompi yang lebih tertutup dan terbuat dari bahan yang sama untuk kaum wanita.
5. Kesatrian Ageng (Daerah Istimewa Yogyakarta)
Kesatrian Ageng adalah pakaian adat khas Daerah Istimewa Yogyakarta. Pakaian ini berasal Yogyakarta ini terdiri dari beberapa bagian baju yaitu, Surjan sebagai atasan, Celana panjang hitam, Kain batik yang di pinggang yang dililitkan sampai atas lutut dan Hiasan kepala.
Umumnya pakaian Yogyakarta yang satu ini digunakan untuk acara pernikahan, pakaian ini memiliki kesakralan yang tinggi sehingga tidak boleh sembarangan digunakan.
*Baca Juga:
- Rumah Adat Indonesia dan Asal Daerahnya
- Gaya Foto Keren Ala Selebgram yang Kekinian
- Daftar Artis Terkaya di Indonesia Tahun Ini
6. Pattuqduq Towaine (Sulawesi Barat)
Pattuqduq Towaine adalah pakaian adat Sulawesi Barat untuk wanita khususnya suku Mandar. Pakaian ini terdiri dari 2, yaitu atasan berupa rawang book dan lipaq saqbe untuk bawahan yang dilengkapi dengan sarung lipaq aqdi diratter duattdong.
Baju adat sulawesi barat ini kental akan adat istiadat. Untuk aksesorisnya sendiri, seperti hiasan kepala, kalung, dan ikat pinggang yang disebut kliki dan gelang.
7. Biliu dan Makuta (Gorontalo)
Biliu dan Mukuta adalah pakaian adat yang berasal dari Gorontalo yang umumnya digunakan pada saat upacara pernikahan. Biliu merupakan pakaian Gorontalo untuk wanita dengan banyak aksesoris hiasan pernak Pernik. Hal inilah yang menjadikan wanita Gorontalo yang menggunakan pakaian ini agar terlihat mempesona dan glamor.
Kedua pakaian adat asal Gorontalo ini memiliki nuansa keagamaan yang cukup kental, yaitu sentuhan keislaman. Pakaian Gorontalo untuk laki-laki dibuat lebih simple, yaitu hanya memiliki 3 aksesoris yang digunakan, kalung, ikang pinggang dan ikat kepala.
8. Kebaya Encim (DKI Jakarta)
Kota metropolitan seperti Jakarta juga memiliki pakaian adat dengan mana Kebaya Encim. Kebaya Encim merupakan pakaian masyarakat Betawi yang berada di DKI Jakarta.
Yang unik dari pakaian Betawi ini ialah karena berasal dari paduan dua kebudayaan, yakini Betawi dan Tionghoa. Tidak hanya itu karena pakaian adat Betawi lainnya juga dipengaruhi dengan sentuhan India, Arab dan tionghoa. Pakaian Betawi lainnya ialah, Baju Sadariah, Baju Demang dan Baju Tikim dan Celana Pangsi.
9. Baju Kurung (Provinsi Jambi)
Provinsi Jambi juga memiliki pakaian adat bernama Baju Kurung. Pakain adat ini terbuat dari bahan beludru, santung atau saten dengan warna emas, merah, biru serta warna lainnya dengan memakai sulaman benang emas yang digunakan untuk acara tertentu.
Pakaian ini memiliki motif bermacam-macam, seperti bunga teratai, bunga tanjung, bunga kangkung, bunga pucuk rebung dan bunga pucuk paku atau pakis. Baju kurung di padukan dengan kain songket bermotif serupa dengan baju kurung.Kain songket yang digunakan menggambarkan keagungan seorang wanita.
10. Tulang Bawang (Lampung)
Tulang Bawang merupakan pakaian adat asal Lampung yang kental akan tradisi ketimuran dengan desain baju tertutup yang menjunjung tinggi nilai kesopanan.
Baju adat Tulang Bawang untuk pria, yaitu atasan putih, lengan panjang dan celana berwarna senada. Diberi kain atau sarung pada bagian pinggang hingga sepanjang lutut. Untuk kain atau sarung yang digunakan biasanya didominasi warna emas dan merah.
Itulah 10 pakaian adat Indonesia beserta asal daerahnya. Sebagai masyarakat Indonesia, ada baiknya kita melestarikan pakaian adat yang menjadi kebanggaan bangsa Indonesia.






