Dalam dunia drama China, tema benci jadi cinta (enemies to lovers) selalu punya magnet yang sulit ditolak. Ada sensasi emosional yang berbeda ketika dua orang yang awalnya saling membenci, bahkan ingin saling menjauh, justru perlahan jatuh cinta. Emosinya lebih intens, konfliknya lebih tajam, dan perjalanannya terasa jauh lebih “berdarah-darah” dibanding romansa manis sejak awal.
Yang membuat trope ini begitu digemari adalah prosesnya. Dari pertengkaran kecil, sindiran pedas, salah paham yang menumpuk, hingga luka batin yang akhirnya terbuka satu per satu. Penonton diajak menyaksikan transformasi karakter: ego yang runtuh, prasangka yang hancur, dan hati yang perlahan belajar percaya.
Hingga tahun 2025, drama China dengan tema benci jadi cinta semakin kaya secara cerita. Tidak hanya berkutat pada romansa modern, tapi juga merambah ke fantasi epik, sejarah, hingga konflik psikologis yang lebih dalam. Berikut daftar drama China benci jadi cinta terbaik yang wajib masuk watchlist kamu.
Daftar Isi
- 1. Till the End of the Moon (2023)
- 2. Love Between Fairy and Devil (2022)
- 3. Lighter and Princess (2022)
- 4. The Romance of Tiger and Rose (2020)
- 5. Be Passionately in Love (2025)
- 6. Blazing Elegance (2025)
- 7. The Love You Give Me (2023)
- 8. Love Game in Eastern Fantasy (2024)
- 9. Back For You (2025)
- 10. Eat Run Love (2025)
- 11. The Prisoner of Beauty (2024)
- 12. Moonlight Mystique (2025)
- 13. Love Game in Eastern Fantasy (2024)
- 14. Kill Me Love Me (2024)
- 15. Till The End of the Moon (2023)
- 16. Love of Nirvana (2024)
- 17. Story of Kunning Palace (2023)
- 18. My Journey to You (2023)
- 19. The Glory (2025)
1. Till the End of the Moon (2023)
Kalau bicara enemies to lovers versi ekstrem, Till the End of the Moon ada di level paling atas. Drama fantasi ini mengisahkan Li Susu, seorang kultivator yang melakukan perjalanan waktu dan hidup sebagai Ye Xiwu, demi mencegah kebangkitan Raja Iblis Tantai Jin.
Hubungan mereka sejak awal dibangun di atas kebencian, kecurigaan, dan trauma. Ye Xiwu melihat Tantai Jin sebagai ancaman dunia, sementara Tantai Jin tumbuh dalam lingkungan yang kejam dan penuh penolakan. Namun, di tengah intrik dan pengorbanan, kebencian itu perlahan berubah menjadi cinta tragis.
Chemistry Bai Lu dan Luo Yunxi menjadi kekuatan utama drama ini. Kisah cintanya tidak hanya manis, tetapi juga menyakitkan, penuh dilema moral, dan emosional hingga episode terakhir.
2. Love Between Fairy and Devil (2022)
Drama ini sukses besar karena menyajikan trope benci jadi cinta dalam balutan fantasi yang emosional dan visual memukau. Xiao Lanhua, peri anggrek yang polos dan baik hati, terikat secara tak sengaja dengan Dongfang Qingcang, Raja Iblis yang dingin dan kejam.
Awalnya, hubungan mereka dipenuhi kebencian dan keterpaksaan, apalagi kutukan yang membuat mereka merasakan rasa sakit satu sama lain. Namun justru dari penderitaan bersama itu, tumbuh empati, pengertian, dan cinta yang perlahan mengubah Dongfang Qingcang.
Drama ini menunjukkan bahwa cinta tidak selalu datang dari kesamaan, tapi dari proses saling memahami luka terdalam pasangan.
3. Lighter and Princess (2022)
Berbeda dari drama fantasi, Light and Princess hadir dengan konflik yang sangat realistis. Drama ini mengisahkan hubungan dua individu cerdas dengan ambisi besar, namun terhalang oleh perbedaan status sosial, cara berpikir, dan ego.
Awalnya, hubungan mereka dipenuhi konflik, sindiran, dan rasa saling meremehkan. Namun perjalanan panjang yang penuh jatuh-bangun membuka sisi rapuh masing-masing karakter. Transformasi dari kebencian menjadi cinta terasa perlahan, dewasa, dan emosional.
Drama ini cocok untuk penonton yang menyukai enemies to lovers versi “dewasa dan realistis”.
4. The Romance of Tiger and Rose (2020)
Kalau kamu ingin enemies to lovers yang ringan, lucu, tapi tetap bikin baper, drama ini jawabannya. Ceritanya mengikuti Chen Xiaoqian, penulis naskah yang tiba-tiba terjebak di dunia cerita ciptaannya sendiri.
Ia harus berhadapan dengan tokoh pria utama yang awalnya memandangnya sebagai ancaman. Hubungan mereka penuh salah paham, konflik absurd, dan momen komedi yang segar. Namun di balik kekocakan itu, terselip perkembangan emosi yang manis dan hangat.
Drama ini membuktikan bahwa benci jadi cinta tidak selalu harus tragis untuk terasa berkesan.
5. Be Passionately in Love (2025)
Sebagai drama modern terbaru, Be Passionately in Love menawarkan konflik yang sangat dekat dengan kehidupan Gen Z. Xu Zhi dan Chen Lu Zhou sering bertengkar karena perbedaan prinsip, cara berkomunikasi, dan ego yang sama-sama tinggi.
Namun seiring waktu, mereka mulai melihat sisi lain dari satu sama lain. Dari debat panas berubah jadi obrolan jujur, dari adu argumen menjadi saling mendukung. Drama ini menampilkan enemies to lovers versi sehat, di mana konflik justru menjadi ruang bertumbuh.
6. Blazing Elegance (2025)

Drama sejarah ini memadukan romansa, dendam, dan konflik politik. Zhao Xingrou dan Yi Qiuting awalnya berada di pihak yang berseberangan, dengan tujuan hidup yang saling bertabrakan.
Di tengah perang dan kekacauan, keduanya dipaksa bekerja sama. Dari rasa saling curiga, tumbuh kepercayaan dan cinta yang diuji oleh pengorbanan besar. Drama ini cocok bagi penonton yang menyukai romansa intens dengan latar sejarah dan konflik moral.
Baca Juga: 10+ Drama China tentang Cinta Beda Usia Terbaik dan Paling Romantis
7. The Love You Give Me (2023)
Drama modern ini menyajikan konflik antara dunia profesional dan perasaan pribadi. Seorang CEO yang dingin dan perfeksionis harus bekerja sama dengan wanita cerdas yang tidak mudah tunduk pada otoritas.
Awalnya, mereka sering berselisih dan saling menjatuhkan secara verbal. Namun seiring waktu, rasa hormat dan ketertarikan tumbuh secara alami. Chemistry-nya terasa realistis, tidak berlebihan, dan penuh momen kecil yang bermakna.
8. Love Game in Eastern Fantasy (2024)
Drama ini menawarkan konsep unik: dunia fantasi dengan sistem “game” yang memaksa karakter utama saling berhadapan sebagai musuh. Permusuhan awal mereka keras dan penuh konflik, karena masing-masing punya misi berbeda.
Namun seiring perjalanan, batas antara musuh dan sekutu menjadi kabur. Ikatan emosional terbentuk melalui perjuangan bersama, pengkhianatan, dan pilihan sulit. Drama ini berhasil menggabungkan enemies to lovers dengan world-building yang solid.
9. Back For You (2025)
Drama ini menggali sisi emosional dari kebencian lama yang belum sembuh. Dua karakter utama dipertemukan kembali setelah masa lalu penuh luka dan kesalahpahaman.
Pertemuan mereka memicu konflik lama, emosi terpendam, dan rasa sakit yang belum selesai. Namun justru dari proses penyembuhan itu, cinta kembali tumbuh. Drama ini cocok bagi penonton yang menyukai romansa intens dan penuh refleksi.
10. Eat Run Love (2025)
Ringan, hangat, dan sangat relatable. Eat Run Love mengisahkan pasangan yang tampak tidak pernah akur—selalu bertengkar, saling mengejek, dan merasa paling benar.
Namun di balik konflik kecil sehari-hari, ada kepedulian dan rasa cinta yang tumbuh perlahan. Drama ini membuktikan bahwa enemies to lovers tidak selalu soal dendam besar, tapi juga tentang belajar memahami perbedaan.
11. The Prisoner of Beauty (2024)
Drama berlatar istana ini menghadirkan trope musuh jadi cinta dalam balutan intrik politik yang pekat. Li Landi berperan sebagai seorang ratu yang ditawan setelah kerajaannya kalah perang. Ia menjadi tahanan di istana musuh, diawasi langsung oleh seorang jenderal muda yang cerdas dan dingin, diperankan oleh Zhang Linghe.
Awalnya, hubungan mereka dilandasi rasa curiga, dendam, dan trauma masa lalu. Sang ratu melihat jenderal tersebut sebagai simbol kehancuran negaranya, sementara sang jenderal menganggapnya sebagai ancaman politik. Namun seiring waktu, kecerdasan, keteguhan, dan luka batin masing-masing mulai membuka ruang empati. Dari relasi penjara dan penjaga, lahir ikatan emosional yang pelan tapi intens, menjadikan kisah cintanya penuh ketegangan sekaligus tragis.
Lihat juga:
12. Moonlight Mystique (2025)
Moonlight Mystique menyajikan kisah enemies to lovers dalam dunia fantasi gelap. Jiang Zhuo Yu memerankan seorang penyihir misterius yang hidup di bawah bayang-bayang kutukan, sementara Zhang Wan Yu adalah pemburu iblis yang bersumpah menghabisi makhluk-makhluk seperti dirinya.
Pertemuan mereka selalu diwarnai perburuan, pertarungan, dan ketidakpercayaan. Namun takdir mempertemukan mereka dalam situasi di mana hidup masing-masing saling bergantung. Dari rasa ingin membunuh, tumbuh rasa ingin melindungi. Drama ini kuat dalam membangun atmosfer magis, konflik batin, dan romansa yang tumbuh dari penderitaan bersama.
Baca Juga: 15 Drama China Bertema Balas Dendam Terbaik, Penuh Intrik dan Emosi
13. Love Game in Eastern Fantasy (2024)

Drama ini mengusung konsep meta-novel yang unik. Jiang Zhu Yu berperan sebagai pembaca yang tiba-tiba terjebak di dunia novel fantasi Timur, namun ironisnya ia justru menjadi villain. Satu-satunya cara untuk kembali ke dunia nyata adalah menaklukkan hati tokoh pria utama, diperankan oleh Meng Ziyi.
Masalahnya, karakter pria tersebut adalah musuh alaminya di cerita. Setiap interaksi diwarnai kecurigaan, pertarungan strategi, dan benturan kepentingan. Seiring waktu, hubungan mereka berkembang dari manipulasi menjadi ketulusan. Drama ini menarik karena memadukan romansa, strategi bertahan hidup, dan refleksi tentang takdir serta pilihan.
14. Kill Me Love Me (2024)
Drama ini menghadirkan trope assassin x royal yang sarat ketegangan emosional. Tokoh utama wanita menyamar dan menyusup ke istana dengan misi membunuh seorang pangeran. Namun rencana itu berubah saat sang pangeran justru menjadi mentor yang melatihnya dalam seni bela diri dan strategi.
Hubungan mereka dipenuhi konflik batin: antara tugas dan perasaan, antara kebencian dan ketergantungan emosional. Ketika kebenaran mulai terungkap, cinta yang tumbuh di atas kebohongan menjadi ujian terbesar. Drama ini kuat dalam membangun konflik moral dan romansa gelap.
15. Till The End of the Moon (2023)
Drama epik ini menampilkan salah satu enemies to lovers paling tragis dalam sejarah drama China modern. Luo Yunxi berperan sebagai Tantai Jin, calon Raja Iblis, sementara Bai Lu sebagai Li Susu, dewi yang dikirim ke masa lalu untuk menghentikannya.
Awalnya, hubungan mereka murni permusuhan. Li Susu menikahi Tantai Jin bukan karena cinta, melainkan misi. Namun perlahan, ia melihat sisi rapuh dan kemanusiaan yang tersembunyi. Drama ini menampilkan cinta yang tumbuh di tengah pengorbanan besar, penuh rasa sakit, dan pilihan sulit antara cinta pribadi dan keselamatan dunia.
16. Love of Nirvana (2024)
Drama ini mengusung tema balas dendam dan identitas ganda. Ren Jialun berperan sebagai pria yang kembali dengan identitas baru untuk membalas dendam atas kehancuran keluarganya. Dalam misinya, ia justru jatuh cinta pada wanita yang seharusnya menjadi targetnya, diperankan oleh Zhao Zhaoyi.
Hubungan mereka penuh ketegangan emosional karena dibangun di atas rahasia besar. Drama ini kuat dalam eksplorasi konflik batin, rasa bersalah, dan dilema antara cinta dan dendam.
17. Story of Kunning Palace (2023)
Drama istana ini menghadirkan kisah cinta kompleks antara seorang wanita ambisius dan jenderal yang awalnya menjadi musuh politiknya. Zhang Linghe memerankan jenderal dingin dan penuh strategi, sementara Bai Jingting berperan sebagai sosok dengan agenda tersembunyi.
Hubungan mereka berkembang di tengah pengkhianatan, manipulasi kekuasaan, dan intrik istana. Enemies to lovers di sini terasa intens karena setiap keputusan bisa berujung pada kehancuran politik dan pribadi.
18. My Journey to You (2023)
Drama ini mengangkat trope mata-mata jatuh cinta pada target. Esther Yu berperan sebagai agen rahasia yang menyusup ke sekte seni bela diri, sementara Zhang Linghe adalah pemimpin sekte yang mencurigainya.
Hubungan mereka dibangun dari kebohongan, kecurigaan, dan tarik-ulur emosional. Namun seiring waktu, cinta tumbuh di tengah konflik identitas dan rasa bersalah. Drama ini terkenal dengan visual estetis dan chemistry yang halus namun intens.
19. The Glory (2025)
The Glory menampilkan enemies to lovers versi rivalitas karier modern. Dua profesional ambisius saling bersaing, menjatuhkan, dan menyabotase demi posisi puncak. Namun di balik kompetisi sengit, ada rasa kagum dan ketertarikan yang tak terbendung.
Drama ini relevan dengan dunia kerja masa kini, menyoroti ambisi, ego, dan batas tipis antara kompetisi dan cinta. Hubungan mereka berkembang dari rival menjadi partner emosional yang saling menguatkan.
Baca Juga: Top 18 Drama China Dewasa, Kisah Cinta yang Hangat – Tanpa Bisa Skip!
Drama China dengan tema benci jadi cinta terasa memuaskan karena menawarkan perjalanan emosi yang utuh. Penonton tidak hanya disuguhi momen manis, tetapi juga proses: konflik, introspeksi, dan perubahan karakter.
Trope ini juga terasa relevan dengan kehidupan nyata, bahwa cinta sering lahir dari kesalahpahaman, perbedaan, dan proses saling belajar. Itulah yang membuat genre ini terus diminati hingga 2025.
Kalau kamu suka romansa yang penuh konflik, emosi naik turun, dan chemistry yang “pelan tapi nancep”, daftar drama di atas jelas wajib masuk watchlist-mu.
toprankmedia.id selalu hadir memberikan berita VIRAL, informasi terupdate, dan ulasan terpercaya seputar TOP 10 Brand yang relevan dengan kehidupan Anda. Ikuti selalu update terbaru dari kami, karena kami hadir untuk membuat Anda selalu #UpToDate.






