Sejak Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi garda depan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), minat masyarakat untuk bergabung sebagai bagian dari lembaga ini terus melonjak. Tak sedikit calon pelamar PPPK BGN yang bertanya-tanya: berapa sebenarnya gaji PPPK Badan Gizi Nasional, dan apakah statusnya benar sebagai ASN?
Pertanyaan ini wajar. Di tengah seleksi SSCASN 2025 yang kian kompetitif, isu gaji PPPK BGN menjadi salah satu faktor penentu minat pelamar, selain stabilitas kerja dan nilai pengabdian sosial. Artikel ini akan mengulas secara lengkap, dan mudah dipahami status kepegawaian, kisaran gaji, tunjangan, hingga peluang karier di Badan Gizi Nasional.
Daftar Isi
- Badan Gizi Nasional dan Perannya dalam Program Nasional
- Apakah PPPK BGN Itu ASN? Ini Jawaban Tegasnya
- Gaji PPPK BGN 2025: Kisaran Nominal yang Perlu Diketahui
- Jangan Lupa, Gaji Bukan Satu-satunya Penghasilan
- Jenis Tunjangan yang Berpotensi Diterima PPPK BGN
- Perbandingan Singkat: PPPK BGN vs PNS BGN
- Prospek Karier PPPK di Badan Gizi Nasional
- Kenapa Gaji PPPK BGN Layak Dipertimbangkan?
- Rekrutmen PPPK BGN 2025 Jadi Perhatian Publik
- Bekerja di BGN, Bukan Sekadar Cari Gaji
Badan Gizi Nasional dan Perannya dalam Program Nasional
Sebelum bicara angka gaji, penting memahami posisi strategis Badan Gizi Nasional. BGN merupakan lembaga yang bertanggung jawab mengoordinasikan dan menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebuah program nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat.
Program MBG resmi berjalan serentak sejak 6 Januari 2025 dan menyasar kelompok rentan, seperti:
- Peserta didik PAUD hingga SMA, termasuk santri
- Ibu hamil dan ibu menyusui
- Anak balita
Pelaksanaan di lapangan dikoordinasikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di bawah Badan Gizi Nasional. Skala program yang besar inilah yang membuat kebutuhan SDM BGN, termasuk melalui pendaftaran PPPK Badan Gizi Nasional, menjadi sangat signifikan.
Apakah PPPK BGN Itu ASN? Ini Jawaban Tegasnya
Masih banyak yang ragu, apakah PPPK BGN termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN). Jawabannya: iya.
Secara kepegawaian, pegawai di lingkungan Badan Gizi Nasional terdiri dari:
- PNS (Pegawai Negeri Sipil), dan
- PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja)
Keduanya sama-sama berstatus ASN, hanya berbeda pada sistem kepegawaian. PNS bersifat permanen dengan jenjang karier struktural yang lebih panjang, sementara PPPK bekerja berdasarkan kontrak dengan masa kerja tertentu namun dapat diperpanjang sesuai kinerja dan kebutuhan instansi.
Artinya, ketika Anda lolos sebagai PPPK BGN melalui SSCASN BKN, Anda bukan pegawai honorer atau kontrak biasa, melainkan ASN dengan hak dan kewajiban yang diatur undang-undang.
Gaji PPPK BGN 2025: Kisaran Nominal yang Perlu Diketahui
Masuk ke topik utama: gaji PPPK BGN. Besaran gaji PPPK mengacu pada ketentuan nasional tentang penggajian PPPK ASN, yang disesuaikan dengan golongan, masa kerja, dan beban tugas.

Untuk Badan Gizi Nasional, sebagian besar formasi PPPK berada di golongan IX, khususnya untuk lulusan D-IV dan S-1.
Gaji Pokok PPPK BGN Golongan IX
- Minimal: Rp3.203.600
- Maksimal: Rp5.261.500
Rentang ini dipengaruhi oleh masa kerja golongan (MKG) dan tingkat jabatan. Semakin lama masa kerja dan semakin strategis peran yang dijalani, gaji yang diterima juga akan meningkat.
Jika dibandingkan dengan sektor swasta atau pekerjaan informal, kisaran gaji ini tergolong kompetitif, apalagi dengan tambahan berbagai tunjangan.
Baca Juga: Terbesar! Ada 32.000 Formasi PPPK BGN, Ini Rincian Lengkap dan Peluangnya
Jangan Lupa, Gaji Bukan Satu-satunya Penghasilan
Banyak calon pelamar keliru menghitung penghasilan PPPK BGN hanya dari gaji pokok. Padahal, sebagai ASN di lingkungan Badan Gizi Nasional, PPPK juga menerima tunjangan kinerja.
Mengacu pada Rancangan Peraturan Presiden (RPerpres) tentang BGN, disebutkan bahwa:
Pegawai di lingkungan Badan Gizi Nasional, selain diberikan penghasilan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, juga diberikan tunjangan kinerja setiap bulan.
Artinya, gaji PPPK BGN bisa bertambah signifikan ketika tunjangan ini masuk ke perhitungan bulanan.
Jenis Tunjangan yang Berpotensi Diterima PPPK BGN
Setiap penempatan bisa berbeda, tetapi secara umum PPPK Badan Gizi Nasional berpotensi menerima:
- Tunjangan kinerja (tukin)
- Tunjangan jabatan, sesuai peran dan tanggung jawab
- Tunjangan lokasi atau daerah, terutama bagi penempatan wilayah 3T
- Tunjangan profesi, bagi pejabat fungsional tertentu
Jika dijumlahkan, total penghasilan bulanan PPPK BGN bisa jauh di atas gaji pokok. Inilah yang membuat pppk bgn dianggap sebagai salah satu pilihan rasional dalam seleksi SSCASN 2025.
Perbandingan Singkat: PPPK BGN vs PNS BGN
Banyak pelamar membandingkan PPPK dan PNS. Dari sisi gaji pokok, PNS BGN Golongan III (S-1/D-IV) memiliki kisaran: Rp2.785.700 – Rp5.180.700. Sementara PPPK BGN Golongan IX: Rp3.203.600 – Rp5.261.500.
Secara nominal, gaji awal PPPK bahkan bisa lebih tinggi. Perbedaannya terletak pada status permanen dan pola pengembangan karier jangka panjang.
Prospek Karier PPPK di Badan Gizi Nasional
Menjadi PPPK Badan Gizi Nasional bukan keputusan jangka pendek. Ada beberapa prospek yang layak dipertimbangkan:
- Kontrak kerja dapat diperpanjang, selama kinerja dinilai baik
- Pengalaman ASN strategis, terutama di program nasional prioritas
- Kesempatan peningkatan kompetensi, melalui pelatihan dan sertifikasi
- Potensi kebijakan pengangkatan, sesuai arah reformasi ASN ke depan
Selain itu, pengalaman terlibat langsung dalam program MBG memberi nilai tambah yang kuat bagi rekam jejak profesional Anda.
Kenapa Gaji PPPK BGN Layak Dipertimbangkan?
Jika ditarik kesimpulan, gaji PPPK BGN bukan sekadar angka, tetapi paket kesejahteraan yang cukup solid:
- Status ASN yang jelas
- Gaji pokok kompetitif
- Tunjangan kinerja rutin
- Prospek kontrak berkelanjutan
- Nilai pengabdian sosial tinggi
Bagi Anda yang ingin stabilitas, pendapatan layak, sekaligus kontribusi nyata untuk masa depan generasi Indonesia, PPPK Badan Gizi Nasional adalah peluang yang patut diperjuangkan.
Baca Juga: Info Persyaratan Lengkap & Cara Daftar PPPK Badan Gizi Nasional 2025 di SSCASN BKN
Rekrutmen PPPK BGN 2025 Jadi Perhatian Publik
Selain soal besaran gaji, perhatian publik terhadap PPPK Badan Gizi Nasional (BGN) juga tidak lepas dari dibukanya rekrutmen dalam skala besar pada 2025.
Perekrutan ini menjadi bagian dari penguatan kelembagaan BGN dalam mendukung program nasional pemenuhan gizi, termasuk Makan Bergizi Gratis yang mulai berjalan penuh di berbagai daerah.

Cara Mendaftar PPPK BGN Lewat SSCASN 2025
Proses pendaftaran PPPK Badan Gizi Nasional dilakukan melalui portal resmi SSCASN BKN. Tahapan umumnya meliputi:
- Membuat akun di portal SSCASN
- Mengisi data diri dan pendidikan
- Memilih formasi Badan Gizi Nasional
- Mengunggah dokumen sesuai ketentuan
- Submit dan menunggu seleksi administrasi
Pastikan hanya mendaftar di satu instansi dan satu formasi sesuai aturan SSCASN 2025.
Dengan status sebagai ASN berkontrak, PPPK BGN tidak hanya menjalankan fungsi pelayanan publik, tetapi juga memperoleh hak keuangan yang diatur negara. Oleh sebab itu, pembahasan tentang gaji PPPK BGN 2025 menjadi relevan untuk dilihat dalam konteks rekrutmen besar-besaran yang sedang berlangsung, tanpa harus mengulang rincian seleksi secara mendetail.
Bekerja di BGN, Bukan Sekadar Cari Gaji
Pada akhirnya, bergabung sebagai PPPK BGN bukan hanya soal berapa gaji yang diterima, tetapi juga tentang peran nyata di balik program nasional yang menyentuh jutaan masyarakat.
Dengan kisaran gaji yang kompetitif, tunjangan yang menjanjikan, serta status ASN yang sah, PPPK Badan Gizi Nasional menjadi salah satu opsi terbaik di SSCASN 2025. Jika Anda siap bekerja profesional sekaligus memberi dampak sosial besar, inilah saat yang tepat untuk melangkah.
Masih penasaran soal hak, penghasilan, dan masa depan PPPK? Temukan ulasan lengkap dan berita ASN terkini lainnya di toprankmedia.id.






