Toprank Media
  • Otomotif
  • Electronic
  • Interior
  • Lifestyle
  • Finance
  • Beauty
  • Finance
  • Internet
  • Travel
  • Food
  • Login
Toprank Media

Kontroversi Film Merah Putih: One For All, dari Trailer hingga Sosok Produsernya

Lili by Lili
August 13, 2025
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Film Merah Putih: One For All

Film animasi Merah Putih: One for All menjadi perbincangan hangat di media sosial sejak pengumuman penayangannya pada 14 Agustus 2025. Alih-alih menuai pujian, karya produksi Perfiki Kreasindo ini justru memicu gelombang kritik, terutama terkait kualitas animasi dan sejumlah detail yang dianggap janggal.

Banyak warganet menilai film ini belum mampu memenuhi ekspektasi publik, apalagi jika dibandingkan dengan standar tinggi yang telah dibangun film animasi lokal sebelumnya, seperti Jumbo. Sorotan negatif kian menguat setelah beredar informasi bahwa biaya produksinya mencapai Rp6,7 miliar, namun hasilnya dinilai tidak sebanding dengan anggaran tersebut.

Daftar Isi

  • Pemicu Kontroversi
    • 1. Dugaan Penggunaan Aset Murah
    • 2. Standar Kualitas yang Dinilai Menurun
    • 3. Polemik Adegan AK-47 di Balai Desa
  • Sosok di Balik Layar: Toto Soegriwo
  • Produksi Kilat yang Memancing Tanda Tanya

Pemicu Kontroversi

Sejumlah faktor membuat Merah Putih: One For All menjadi bahan perdebatan publik, khususnya setelah trailer resminya dirilis. Beberapa cuplikan dinilai kurang relevan dengan tema kebangsaan yang diusung, bahkan menimbulkan tanda tanya dari segi logika cerita.

1. Dugaan Penggunaan Aset Murah

Kanal YouTube Yono Jambul menyoroti adanya dugaan penggunaan aset digital murah yang dibeli dari platform seperti Daz3D. Salah satunya adalah latar “Street of Mumbai” yang dinilai tidak selaras dengan setting film. Penggunaan aset siap pakai ini dianggap mengurangi kedalaman visual dan emosi, apalagi jika dibandingkan dengan pencapaian visual Jumbo yang dianggap lebih autentik dan memikat.

Baca juga: 12 Film Sejarah yang Harus Kamu Tonton Setidaknya Sekali Seumur Hidup

2. Standar Kualitas yang Dinilai Menurun

Banyak penonton merasa bahwa Merah Putih: One For All tidak mampu mempertahankan momentum positif perkembangan animasi lokal. Setelah Jumbo sukses memadukan cerita yang menyentuh dengan kualitas visual yang memukau, film ini dianggap sebagai langkah mundur yang membuat ekspektasi publik menurun.

3. Polemik Adegan AK-47 di Balai Desa

Adegan anak-anak berkumpul di Balai Desa dengan latar senapan laras panjang AK-47 di lemari memicu perdebatan. Banyak yang mempertanyakan logika keberadaan senjata di ruang publik desa. Produser film, Endiarto, kemudian menjelaskan bahwa senjata tersebut hanyalah properti panggung untuk perayaan 17 Agustus, digunakan dalam adegan pentas yang melibatkan tokoh tentara Belanda.

Sosok di Balik Layar: Toto Soegriwo

Kritik terhadap film ini turut menyeret perhatian publik kepada produsernya, Toto Soegriwo. Merah Putih: One For All merupakan proyek debut animasi Perfiki Kreasindo yang diproduksi untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-80. Film ini digarap di bawah arahan sutradara Endiarto dan Bintang Takari, dengan dukungan Yayasan Pusat Perfilman H. Usmar Ismail.

Baca juga: 22 Rekomendasi Film Kisah Nyata Terbaik Sepanjang Masa

Toto Soegriwo adalah figur senior di industri perfilman Indonesia. Lulusan SMA Negeri 1 Purwodadi ini memulai karir di rumah produksi PT Djohar Mandiri Jaya dan pernah aktif di Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI). Ia juga memiliki pengalaman di dunia media sebagai penyiar radio dan sekretaris redaksi Majalah DeFilm.

Kiprahnya di perfilman cukup luas, mulai dari menjadi bagian Badan Pertimbangan Perfilman Nasional hingga Pusat Perfilman H. Usmar Ismail. Di bidang produksi, Toto pernah menjabat sebagai Creative Director di PT Foromoko Matoa Indah Film, serta memimpin beberapa perusahaan perfilman seperti PT Cycloop Entertainment Studio, PT Edar Nuansa Cinema, dan PT Naura Syifa Production.

Beberapa film layar lebar yang pernah ia garap antara lain Selasih Ireng, BASEMENT: Jangan Turun ke Bawah, Lantai 4, dan Pocong Merah. Saat ini, ia juga tengah menyiapkan proyek film Ala Aladin.

Produksi Kilat yang Memancing Tanda Tanya

Salah satu informasi yang memicu reaksi publik adalah pernyataan bahwa proses produksi Merah Putih: One For All berlangsung kurang dari satu bulan sejak Juni 2025. Kecepatan pengerjaan ini, ditambah dengan anggaran yang disebut mencapai Rp6,7 miliar. Membuat banyak pihak mempertanyakan manajemen produksi dan prioritas kualitas visual.

Meski menuai kritik tajam, publik masih menunggu apakah Merah Putih: One For All akan memberikan kejutan positif di layar lebar. Atau justru menjadi catatan kelam di perjalanan animasi nasional.


toprankmedia.id selalu hadir memberikan berita VIRAL, informasi terupdate, dan ulasan terpercaya seputar TOP 10 Brand yang relevan dengan kehidupan Anda. Ikuti selalu update terbaru dari kami, karena kami hadir untuk membuat Anda selalu #UpToDate.

Previous Post

30+ Ide Lomba 17 Agustus Paling Seru dan Kreatif untuk Memeriahkan HUT RI 2025

Next Post

Diskon Tiket Kereta Api 20% Spesial HUT ke-80 RI: Syarat, Cara Pesan, dan Ketentuannya

Related Posts

korban kecelakaan kereta bekasi
News

Daftar Terbaru Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi, Total 16 Orang

April 30, 2026
sinyal kecelakaan kereta bekasi
News

KNKT Selidiki Dugaan Sinyal Bermasalah di Balik Kecelakaan Kereta di Bekasi

April 30, 2026
kecelakaan kereta bekasi timur
News

Kecelakaan Kereta di Bekasi Jadi Momentum Pemerintah Benahi Sistem Transportasi Publik

April 30, 2026
16 Mahasiswa Universitas Indonesia Dinonaktifkan
News

Skandal Chat Mesum FHUI

April 17, 2026
berapa upah minimum provinsi
Finance

Berapa Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026? Ini Update Selengkapnya!

December 31, 2025
Lowongan BCA
News

Lowongan BCA Terbaru 2026: Management Trainee Dibuka untuk S1–S2!

December 31, 2025

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

BROWSE BY TOPICS

Beauty Education Electronic Entertainment Finance Food Game Interior Internet Lifestyle Movie News Otomotif Sport Top 10 Brand Travel

Latest articles

  • Etika Dunia Kerja: Pengertian, Manfaat, dan 10 Sikap Profesional yang Wajib Diterapkan
  • 3 Hero ML Winrate Tertinggi di Meta Saat Ini, Wajib Spam Buat Push Rank!
  • Daftar Terbaru Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi, Total 16 Orang
  • KNKT Selidiki Dugaan Sinyal Bermasalah di Balik Kecelakaan Kereta di Bekasi
  • Kecelakaan Kereta di Bekasi Jadi Momentum Pemerintah Benahi Sistem Transportasi Publik
  • Persiapan Dunia Kerja: Panduan untuk Mahasiswa agar Siap Bersaing dan Sukses Berkarier
  • Tantangan Dunia Kerja Generasi Z: Adaptasi, Peluang, dan Cara Menjadi Unggul di Era Modern
  • Mengatasi Burnout di Dunia Kerja: Penyebab, Gejala, dan Cara Efektif Mengembalikan Semangat Kerja
  • Cara Menghadapi Toxic Workplace: Kenali Ciri, Dampak, dan Strategi Mengatasinya
  • Dampak AI Terhadap Dunia Kerja: Ancaman atau Peluang di Era Transformasi Digital?

Category

  • Beauty
  • Education
  • Electronic
  • Entertainment
  • Finance
  • Food
  • Game
  • Interior
  • Internet
  • Lifestyle
  • Movie
  • News
  • Otomotif
  • Sport
  • Top 10 Brand
  • Travel
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

©2025 Copyright by Toprank Media Group.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Beauty
  • Otomotif
  • Finance
  • Internet
  • Interior
  • Travel
  • Food

©2025 Copyright by Toprank Media Group.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.